Terimakasih mah..terimakasih kk jam couple nya udah nympe..makasih juga km.. mamah + kk2 + keluargamu sangat baik padaku..semoga semua kebaikaanya di balas oleh Allah :) *amiiiin*
.
Sosweet nya mamah itu beuuuh tidak bisa diungkapkan dengan kata2..di seduhin milo katanya "ifit sama mamah yah segelas berdua"..lagi beres2 baju "sayang minum dulu milo nya bisi keburu dingin" ..ah sosweet nya mamah pokoknya mah
.
Dengan siapapun kau berakhir..dengan siapapun ku berakhir..atau kita berakhir bersama..terimakasih untuk semua kebaikanmu..kalaupun smuanya tak sesuai dengan apa yg kita rencanakan..stidaknya aku pernah berada di shaf belakangmu..pernah mengaminkan do'amu (dan jujur aku jatuh hati lagi yg ke sekelian kalinya padamu)..pernah merasakan nyuapin km makan..pernah masakin km walaupun masakannya tak berasa..pernah tidur seatap di kamar yg brbeda..pernah deg2gan + teu pararuguh rasa ketika disuruh milihin cincin buat tunangan...ah pokoknya kalau diceritakan tak kan cukup blog ini..hehe..
.
Dan aaaaaah ntah kpan km berubah...tak perlu di ceritakan mungkin..seperti biasa..seperti itu lagi...lelah hayati bang :'(
.
Jamaah + ngaos na nya su harus istiqomah..jangan ngrokok kta mamah juga :)
.
Dan satu lagi..aku masih menunggu lantunan surat Ar-Rahman yg kau janjikan :)
#282211
Sabtu, 24 Desember 2016
pesan singkatmu
MASIH BOLEHKAH AKU MENGHARAPKANMU?
Apakah definisi cinta hampir selalu memiliki ritme yang sama? Apakah Tuhan telah menggariskan perjalanan cinta setiap orang dengan kisah yang hampir serupa?
Aku tahu ini sia-sia –tetapi mungkin hanya pendapatku saja-. Dan parahnya, aku tak mampu menghentikan perasaan yang ku sebut bak gayung bersambut namun menjadi bertepuk sebelah tangan. Sering aku tiba-tiba merasa paling putus asa, namun kemudian aku pada semangat yang lain muncul seketika. Bahwa cinta memang harus diperjuangkan bagaimanapun sulitnya, batin semangatku waktu itu.
Namun apa? Bagiku ini sakit berkepanjangan, kamu yang membuatku berharap sejauh ini. Kalau kamu tegas sejak awal perasaanku tumbuh, aku akan mundur teratur. Namun kamu sendiri yang mengizinkanku dekat denganmu waktu itu. Saat ini –yang perlu kamu tahu, bahkan aku berharap kamu membaca tulisan ini-, melupakanmu adalah hal yang paling konyol buatku. Kata-kata “Maaf aku terlalu berharap” atau “maaf sudah mengganggumu” adalah bukan aku sama sekali. Aku tak dibesarkan menjadi pengecut, bahkan sampai pada titik paling miris ini, di mana perasaan adalah kumpulan hari-hari yang rentan, dan rindu jadi kamu yang makin kelabu.
Semingguan ini aku menjadi lebih peka dengan ponselku. Sekali bunyi, aku selalu berharap itu pesanmu. Aku tahu, ini melelahkan. Namun entahlah, aku menjadi sosok paling semangat menunggu satu responmu, apa saja. Kalau aku ingat-ingat, kejadian ini acap kali berulang, dan malangnya aku selalu gagal mengambil pelajaran. Waktu itu ketika aku benar-benar sadar bahwa bukan kamu sebaiknya orang yang harus ku harapkan, bahwa hanya aku yang selalu memperjuangkanmu, tiba-tiba pagi-pagi sekali asumsiku buyar menguap tanpa sisa setelah kamu datang dengan hanya lewat pesan singkatmu. “, wahai perasaan, apakah ia lahir selalu berseberangan dengan kata bernama logika. Aku berjingkrak-jingkrak senang bukan main waktu itu. Ingin ku umumkan pada dunia bahwa akulah seorang beruntung itu. Aku lupa, lupa sama sekali dengan peristiwa-peristiwa sebelumnya ketika aku harus berlama-lama menunggu pesan singkat lewat ponsel yang kuharapkan darimu, bahkan aku lupa dengan masa di mana aku kehilangan semangat mengharapkanmu.
Siapa yang salah? Kamu yang tidak peka sama sekali atau aku yang terlalu berharap?
Baiklah, ada baiknya kali ini aku mengalah.
Aku sadar, mungkin rindu bisa di mana saja berlabuh. Perasaan bisa kapan saja bertandang. Namun tidak dengan memiliki. Ia sesekali hilang bak angin yang tak bertemu pepohonan, tak bersambut. Akhirnya, yang ku sisakan sekarang adalah hati yang siap dengan segala hal terbaik dan terburuk setiap waktunya. Sering kali, terlalu memikirkanmu membuatku lupa mengerjakan banyak hal. Ibadahku kacau, kesehatanku terganggu. Semoga dengan begini, aku menjadi pribadi lebih baik lagi. Biarlah rasa ini begini adanya, tak apa, aku menyetujuinya. Satu lagi, kalau kamu sempat dan berkenan, silakan saja kirim pesan singkatmu dengan isi apa saja padaku, kapanpun dan dalam suasana apapun. Ada kegembiraan tersendiri dan euphoria kecil-kecilan yang ku rayakan ketika menerima pesan singkatmu. Itu saja.
Rabu, 21 Desember 2016
Bolehkah Aku Minta Sisa Waktumu
Aku hanya minta sisa waktumu..kalo memang benar sibuk disela2 aktifitasmu..mungkin sebelum tidur km punya sisa waktu untuku 10-15 menit juga sudah lebih dari cukup..cuman ingin tau kabarmu hari ini saja tak lebih atau sekedar sapa & bercanda sebelum tidur..yah aku memang bukan mereka..bukan membermu..bukan FU mu yg wajib km urus, di sapa & ditanyakan kabar..dan yasudahlah tak penting untuk dibahas juga..toh aku pun sering berkata2 seperti ini, tapiiiii :)
.
Good night kamuuuh
.jama'ah + tilawah + makannya yah jangan lupa
#282211
.
Good night kamuuuh
.jama'ah + tilawah + makannya yah jangan lupa
#282211
Rabu, 18 Mei 2016
Ketika Harapan itu Datang LAGI
Heyyyyy..
Jangan datang lagi..kalo hanya akan pergi lagi
Jangan mendekat..kalo hanya akan menyakiti lagi
Ah aku hanya tak ingin terluka lagi atas luka yg belum sembuh ini
Terimakasih untuk kata *SEMANGAT*nya
Terimakasih untuk kata2 yg mmbuat GR
Terimkasih telah mmberi harapan lagi
Terimakasih telah membuatku jatuh hati LAGI
Pergilah..bila memang tak ingin menetap..jngan siksa aku dengan harapan
Aku sudah lelah dengan smua harapan itu..mengertikah dirimu tentang hatiku??..tentang keadaanku??
Heyyy
Kapan dirimu kan berubah??....bukan untukku..v untuk mu..untuk kebaikanmu
Jangan datang lagi..kalo hanya akan pergi lagi
Jangan mendekat..kalo hanya akan menyakiti lagi
Ah aku hanya tak ingin terluka lagi atas luka yg belum sembuh ini
Terimakasih untuk kata *SEMANGAT*nya
Terimakasih untuk kata2 yg mmbuat GR
Terimkasih telah mmberi harapan lagi
Terimakasih telah membuatku jatuh hati LAGI
Pergilah..bila memang tak ingin menetap..jngan siksa aku dengan harapan
Aku sudah lelah dengan smua harapan itu..mengertikah dirimu tentang hatiku??..tentang keadaanku??
Heyyy
Kapan dirimu kan berubah??....bukan untukku..v untuk mu..untuk kebaikanmu
Jumat, 13 Mei 2016
Pergi
Semua pergi, juga kamu. Tapi aku bahagia. Bahagia. Inilah melepaskan, sebenar-benar melepaskan. Kelak jika waktu merestui perjumpaan kita, aku yakin sekadar terka pun tak mampu menjawab tanya. Itu urusan-Nya. Aku bahagia seperti ini. Jadi aku yang dulu. Yang menyimpan rindu diam-diam. Bukan juga padamu. Entah, hati ini adalah rangkaian cerita yang ingin kusembunyikan. Aku bahagia. Semoga kamu juga.
Kelak kalau kamu menemukan tulisan-tulisan ini, kau akan tahu semua detail rasa yang pernah ada. Yang kusembunyikan di ruang-ruang ini.
Hari ini, aku memanggil kamu lagi, tapi bukan berarti cerita ini seperti dulu. Kalaupun tentang kita masih berkesempatan menjadi cerita, sudah kubilang, ia akan ada jika hanya disertai keberanian dan tanggung jawab.
Ah ya, teman-teman kerap menanyakanmu, sementara aku tak berani sekadar cari tahu tentangmu. Apa kabar? Mereka sudah tahu banyak tentangmu. Semoga kau juga bahagia dengan jalan indah dan tuntunan-Nya.
#novel_ephemera
@fitrinovianti
Kelak kalau kamu menemukan tulisan-tulisan ini, kau akan tahu semua detail rasa yang pernah ada. Yang kusembunyikan di ruang-ruang ini.
Hari ini, aku memanggil kamu lagi, tapi bukan berarti cerita ini seperti dulu. Kalaupun tentang kita masih berkesempatan menjadi cerita, sudah kubilang, ia akan ada jika hanya disertai keberanian dan tanggung jawab.
Ah ya, teman-teman kerap menanyakanmu, sementara aku tak berani sekadar cari tahu tentangmu. Apa kabar? Mereka sudah tahu banyak tentangmu. Semoga kau juga bahagia dengan jalan indah dan tuntunan-Nya.
#novel_ephemera
@fitrinovianti
Kembalikan kisah pada keindahan skenario-Nya
Kalau takdir sudah berkehendak, maka tidak ada apapun yang bisa memisahkan. Melalui pena ini, kukembalikan hati yang pernah kujaga. Kukembalikan nama yang tiga tahun membuatku tersenyum juga menangis. Kukembalikan kisah pada keindahan skenario-Nya. Aku ingin berbahagia di taman bungaku. Dan kamu, berbahagialah di hamparan luasmu. Bawa cahayamu jika benar kau ingin jadikanku bintang di malammu. Lakukan saja, jangan janjikan. Toh, takdir Tuhan, tidak akan pernah tertukar.
Tidak ada yang perlu disesali dari sebuah perasaan yang menyesakkan, karena fitrahnya manusia mengalami itu. Tapi membiarkan rasa sesak berlarut dalam penantian juga tidak baik. Lebih baik menyibukkan diri belajar, menyibukkan diri memperbaiki kualitas hati dan diri, meyibukkan diri bercerita bersama taman-taman bunga. Perempuan itu, mungkin nanti juga akan jatuh lagi. Mungkin ia akan menangis lagi. Tapi, semoga tulisan ini membuatnya ingat, bahwa takdir-Nya tidak akan pernah tertukar. Semoga tulisan ini membuatnya tegar. Semoga membuat tegar pula perempuan-perempuan lain yang tengah jengah oleh rasa sakit, rindu, galau, dan perasaan lain karena “Langit” mereka.Kuawali cerita ini dari sebuah “selesai”. Bismillah..
#novel_ephemera
@Fitrinovianti22
Minggu, 08 Mei 2016
Jangan Pernah Benci
Jangan pernah membenci siapapun di masa lalu kalian. Apapun kesalahannya. Sefatal apapun keadaannya. Karena apa yang telah terjadi adalah takdir. Kalaupun dulu kalian pernah terpisah dengan seseorang, itu hanya cara Allah memisahkan, bukan karena kesalahan dia, kamu, atau salah keadaan, tapi karena bukan dia nama yang dijodohkan denganmu di Lauhul Mahfuz. Lalu kenapa kalian pernah dibiarkan seakan-akan hampir bersatu? Itu rahasia Allah. Barangkali, agar kalian belajar banyak hal. Yang jelas, jika sesuatu itu telah terjadi, itu berarti Allah mengizinkan itu terjadi. Dan jelas, tak ada satupun kejadian di dunia ini yang luput dari hikmah.
*Novel_ephemera*
*Novel_ephemera*
Karena jatuh cinta dan patah hati hanya sementara
Jatuh. Terbangun. Jatuh. Patah. Jatuh lagi. Bangkit. Patah lagi. Menjadi perca. Lalu remuk. Bangkit. Jatuh lagi. Proses yang malam ini ingin kuberhentikan dengan titik keberdirianku melawan segala rindu dan rasa takut kehilangan, untuk kembali pada titah-Nya. Semoga tak ada lagi jatuh tanpa tangan yang siap memberdirikan, mengajak bersisihan menuju cinta-Nya. Aku takut. Takut sekali. Pada-Nya.
Maaf atas segala rasa yang pernah begitu berlebihan, atas bertumpuk-tumpuk rindu yang pernah dikirim angin, atas segala sakit yang sempat kita rasa, atas air mata tak tertahan, atas segala huruf yang pernah terangkai begitu saja, atas jatuh dan bangkit yang berseling membersamaiku, atas amarah yang aku tak berhak melakukannya. Semoga Sang Maghfiru memberikan ampunan-Nya padaku. Juga padamu.
Karena jatuh cinta dan patah hati hanya sementara.
*novel_ephemera*
#282211
Rabu, 04 Mei 2016
Terima kasih
Terima kasih untuk bagian hidup yang ku alami dengan mu. Selain semua mimpi yang pernah kita kejar bersama, semua inspirasi yang pernah kamu beri, aku juga ingin berterima kasih untuk pelajaran berharga bernama patah hati. Aku belajar banyak sekali dari kejadian itu.
*novel ephemera*
*novel ephemera*
memetik serpihan hikmah
Tak akan ada yang kusesali dari perjalanan ini, dari pertemuanku denganmu, dari rasa yang pernah tumbuh diam-diam lalu tak kuasa bersembunyi, juga dari sakit dan pahit yang sempat membentuk hati menjadi perca-perca. Tak ada yang perlu disalahkan. Kamu, dia, juga aku. Kita hanya bagian dari proses. Yang perlu kita lakukan adalah memetik serpihan hikmah menjadi pintalan benang yang menyatukan perca-perca hati. Benang indah yang merekatkan sebentuk hati yang lembut, bersih, lagi kokoh. Semoga. Selalu ada jalan untuk pulang ke jalan-Nya, kalau kita mau mencari dan istiqamah.
*novel ephemera*
*novel ephemera*
Minggu, 01 Mei 2016
salam rindu

Masih kenalkah dirimu??
masih ingatkah dirimu??
Dengan seorang anak
Yang sering kau patahkan hatinya
Yang sering kau buat dadanya sesak
Yang sering kau teteskan air matanya
Dengan penghianatan
Dengan beribu alasan seakan2 apa yg kau lakukan itu benar
Tanpa berfikir bagaimana persaannya
Apakah kau tau perasaannya saat ini seperti apa??
Apakah dia membencimu??
Apakah dia berhenti mendoakan kebaikan untukmu??
Dan jawabannya *TIDAK*
Ia Masih saja merangkai kata indah dengan bertuliskan namamu
masih saja menyebutmu sebagai pahlawannya
Masih saja berharap kau kan berubah
Bukan berubah untuk nya..v untuk mu..untuk kebaikanmu..dan ia pun berharap semoga ia adalah yang terakhir yg kau patahkan hatinya dengan beribu-ribu kali penghianatan.. smoga tak ada anak lain yg kau buat seperti itu..
Dan ia berpesan
Ia menitipkan salam rindu..beribu2 maaf + trimakasih untuk mu. :)
Kamis, 28 April 2016
HAPPY MILAD
28 APRIL
Barokallahu fi umrik ketum PSTD UIN SGD Bandung..smoga tambah
++++++++++++ aja pokoknya..panjang umur..bhagia..sehat sll..cita2 nya
tercapai..tmbah semangat ibahadahnya..tambah sayang sma mamah +
kluarga..smoga lelahnya lillah..smoga bisa belajar dari kesalahan di
masalalu..smoga setiap langkahnya di mudahkan..sll ada dalam rido +
lindungan Allah swt..SUKSES dunia akhitat *amiiin*
^^terimakasih telah menjadi salah satu guru terbaikku + tetap lah
mnjadi guru terbaiku sekalipun di buku cerita yg berbeda^^
^^Usunya mamah..ketum PSTD..leader MSS..kka srigala jelek..orang
pikasebelen seperguruan YASPIDA Sukabumi yg suka bikin nangis
(becanda)^^ *Adis Sudrajat*
Langganan:
Postingan (Atom)


